Slot Dana 5000 — Pemerintah Kota Tangerang mengajak seluruh warganya untuk mengisi malam pergantian tahun dengan nuansa yang berbeda dan lebih bermakna. Alih-alih kemeriahan kembang api, masyarakat diimbau untuk mengutamakan kegiatan positif seperti doa bersama. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pengamanan dan penciptaan rasa aman serta nyaman selama momen perayaan.
Merayakan dengan Rasa Aman dan Empati
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa tujuan utama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 adalah kebahagiaan dan kebersamaan bersama keluarga. Untuk memastikan momen tersebut berlangsung kondusif, salah satu langkah konkret yang dianjurkan adalah dengan tidak menyalakan kembang api.
“Kami ingin memastikan malam-malam perayaan ini dirasakan dengan aman dan nyaman oleh seluruh masyarakat. Salah satu caranya adalah dengan mengedepankan ketenangan, bukan keriuhan yang berpotensi mengganggu,” ujar Sachrudin.
Bentuk Kepedulian kepada Korban Bencana
Imbauan ini juga dilandasi oleh rasa solidaritas dan empati yang mendalam. Sachrudin mengingatkan bahwa di saat yang sama, banyak saudara di daerah seperti Aceh dan Sumatera masih berjuang dalam masa pemulihan pasca-bencana banjir.
“Sebagai bukti empati dan penghargaan atas perjuangan mereka, mari kita usahakan untuk tidak mengadakan pesta kembang api. Mereka juga ingin merayakan dengan sukacita, namun dalam kondisi yang sangat berbeda,” tegasnya.
Pemantauan Ketat untuk Keamanan Bersama
Untuk mendukung suasana yang kondusif, Pemerintah Kota Tangerang bersama Forkopimda akan mengintensifkan pemantauan di seluruh wilayah. Pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan mulai jelang malam Natal hingga malam Tahun Baru 2026.
Langkah koordinasi ini diharapkan dapat menjaga lingkungan Kota Tangerang agar tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi semua lapisan masyarakat selama periode perayaan berlangsung.