Bandar Togel Online — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) aktif mengajak seluruh pelaku dan pemangku kepentingan di sektor pariwisata untuk memperkuat penerapan dan pengembangan konsep pariwisata berkualitas. Pendekatan ini diyakini sebagai fondasi utama untuk pembangunan pariwisata nasional yang berkelanjutan dan berdaya tahan.
Makna Pariwisata Berkualitas Bukan Harga Mahal
Asisten Deputi Strategi Kemenpar, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, menegaskan bahwa pariwisata berkualitas tidak identik dengan pariwisata eksklusif atau berbiaya tinggi. Konsep ini justru berfokus pada peningkatan kualitas menyeluruh.
“Pendekatan ini menekankan pada kualitas pengalaman yang dirasakan wisatawan, kualitas suatu destinasi beserta tata kelolanya, kualitas sumber daya manusia dan layanan, serta kualitas dampak yang dihasilkan, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan,” jelas Dewi dalam diskusi daring ‘Ruang Diskusi Strategi ke-12: Penerapan Quality Tourism di Indonesia’.
Pertumbuhan Harus Diiringi dengan Kualitas dan Keberlanjutan
Dewi mengakui bahwa pariwisata Indonesia telah menunjukkan tren pemulihan dan pertumbuhan yang positif dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pertumbuhan kuantitas saja dinilai tidak cukup untuk menjawab tantangan jangka panjang sektor ini.
Pembangunan pariwisata ke depan, menurut penilaiannya, harus diarahkan pada pendekatan yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan inklusif. Hal ini penting agar sektor pariwisata mampu menghadapi tantangan lingkungan dan sosial-budaya, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih merata kepada masyarakat luas.
Pariwisata Berkualitas sebagai Kerangka Strategis Nasional
Dewi menekankan bahwa paradigma pariwisata berkualitas perlu dijadikan kerangka strategis dalam pembangunan pariwisata nasional. Tujuannya agar sektor ini benar-benar memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat, menjaga keberlanjutan destinasi wisata di seluruh Indonesia, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing bangsa di kancah global.
Dengan fokus pada kualitas, diharapkan industri pariwisata dapat menciptakan ekosistem yang lebih resilient, memberikan pengalaman yang mendalam bagi wisatawan, dan mendorong distribusi manfaat ekonomi yang lebih adil.